Wahana tersebut saat ini ditutup dengan terpal putih sedangkan ambruknya sendiri terjadi pada pukul 13.45 WIB dan dua orang pengunjung menjadi korban kecelakaan tersebut, yakni, Anggiat Silitonga (31) dan Sulastri (29).
Kedua pengunjung yang terluka itu dibawa ke RS Satya Negara, Tanjungpriok, Jakarta Utara.
Menurut pengunjung wahana Atlantis Eric (38) yang datang bersama dengan dua anaknya, sudah yang keduakalinya peristiwa ambruknya wahana spiral ambruk.
"Dulu lima tahun lalu sudah pernah juga ambruk. Sekarang lagi ambruk ada dua orang korban," ujarnya.
Ambruknya wahana spiral yang pertama pilar penyangga wahana seluncur ambruk yang kemudian menimpa wahana seluncur yang menimpa piber.
Dikatakan Eric yang merupakan warga Cibubur, seharusnya pihak manajemen Atlantis memperhatikan kelayakan wahana. "Jangan sampai harga tiket masuk saja yang mahal seharga Rp 100ribu," ujarnya.
Menurut saksi mata yang ditemui di lokasi kejadian, Buhroni (43) yang turut mengevakuasi dua korban mengatakan saat kejadian memang ramai pengunjung. "Saya tadi lihat wahana sprial ambruk dengan ketinggian lima meter," ujarnya.
Tiba-tiba saja, dikatakan Buhroni yang merupakan warga warga Bekasi yang melihat adanya ambruknya wahana spiral membuat panik pengunjung. "Saya kaget melihat ada dua orang yang terjepit minta tolong. Tapi tidak ada yang melakukan upaya menolong dari pihak Atlantis," keluhnya.
Akhirnya pengunjung pun melakukan menolong kedua korban yang saat ini dilarikan ke rumah sakit. "Saat dilakukan evakuasi tidak ada dari pihak ancol yang membantu," tandasnya. (yahoo.co.id)

0 komentar:
Post a Comment